Langsung ke konten utama

Puisi ku


SENDIRI

Air yang tenang di lautan
Melambangkan kedamaian
Hati yang tenang
Melambangkan kesepian
Itulah aku, selalu tenang

Tanpa tuntutan dan damai
Sebuah kata yang patut
Tanpa teman dan sendiri
Tak ada yang melarang
Kehidupan tanpa ada yang mengingatkan
Perhatian dan cinta untuk sendiri

Komentar

  1. Bisa jadi begitu .. Tapi tidak sepenuhnya curahan hati, aku tambah kata kias yg menguatkan

    BalasHapus
  2. Jangan banyak kata kiasan, jadi membingungkan maksud dan tujuannya,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke, masukan diterima dengan senang hati.
      Terima kasih

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenangan

Teringat masa dimana aku bisa tertawa lepas Masa dimana aku bertemu dengan sahabat dan teman yang sembrono Dengan kekonyolan yang membuat kita seperti orang bodoh Tapi itu adalah masa yang sangat kurindukan Setiap moment yang terlewat, bisa membuat ku menangis dan tertawa Kurindukan masa dimana aku bisa mencurahkan hati dan berbagi cerita dengan sahabat Masa dimana kita saling membenci, memarahi, bersaing, berselisih Pada akhirnya kita saling memaafkan dan bersama kembali Sesekali ku ingat masa itu sungguh luar biasa Aku bisa menghargai setiap moment bersama dan belajar banyak hal Sahabat membuatku mengerti apa arti sebuah kata kekompakan dan keluarga Sahabku adalah keluargaku yang kutemukan setelah sekian lama tak jumpa

Titik

Untuk mengakhiri sebuah kalimat Tanpa harus panjang menjelaskan Namun jangan sampai salah menempatkan titik Titik dimana aku bisa dalam sekejap terdiam Namun apakah aku senang dengan begitu?  Menjelaskan akan lebih menentang daripada hanya terdiam Maka suatu saat akan kutemukan titik yang memang baik