Langsung ke konten utama

Tumben


Aroma kopi yang membangunkan
Setiap pagiku dan malamku

Kenikmatan setiap tegukkan dalam secangkir kopi
Mengawali pagiku setiap saat
Sesekali menjadi tumben
Ketumbenan yang menjadi kebiasaan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenangan

Teringat masa dimana aku bisa tertawa lepas Masa dimana aku bertemu dengan sahabat dan teman yang sembrono Dengan kekonyolan yang membuat kita seperti orang bodoh Tapi itu adalah masa yang sangat kurindukan Setiap moment yang terlewat, bisa membuat ku menangis dan tertawa Kurindukan masa dimana aku bisa mencurahkan hati dan berbagi cerita dengan sahabat Masa dimana kita saling membenci, memarahi, bersaing, berselisih Pada akhirnya kita saling memaafkan dan bersama kembali Sesekali ku ingat masa itu sungguh luar biasa Aku bisa menghargai setiap moment bersama dan belajar banyak hal Sahabat membuatku mengerti apa arti sebuah kata kekompakan dan keluarga Sahabku adalah keluargaku yang kutemukan setelah sekian lama tak jumpa

Puisi ku

SENDIRI Air yang tenang di lautan Melambangkan kedamaian Hati yang tenang Melambangkan kesepian Itulah aku, selalu tenang Tanpa tuntutan dan damai Sebuah kata yang patut Tanpa teman dan sendiri Tak ada yang melarang Kehidupan tanpa ada yang mengingatkan Perhatian dan cinta untuk sendiri

Titik

Untuk mengakhiri sebuah kalimat Tanpa harus panjang menjelaskan Namun jangan sampai salah menempatkan titik Titik dimana aku bisa dalam sekejap terdiam Namun apakah aku senang dengan begitu?  Menjelaskan akan lebih menentang daripada hanya terdiam Maka suatu saat akan kutemukan titik yang memang baik